Kegiatan


Satu Orang Mengundurkan Diri, Daftar Pemenang Lomba Naskah Dakwah Berubah

Jakarta, FKPT Center - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) merevisi daftar pemenang Lomba Karya Tulis Naskah Dakwah untuk penyuluh lintas agama, setelah seorang pemenang menyatakan mengundurkan diri karena alasan menolak uji ulang di hadapan dewan juri.
 
Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Andi Intang Dulung, mengatakan kebijakan merevisi daftar pemenang tersebut diambil setelah seluruh anggota Dewan Juri merekomendasikannya. Seorang pemenang yang mengundurkan diri atas nama M. Mukhlis asal Nusa Tenggara Barat.
 
"Sebagai gantinya peringkat kesebelas di daftar pemenang kami naikkan masuk ke sepuluh besar, yaitu atas nama H. Mulyadi Sofyan, kebetulan asalnya juga dari Nusa Tenggara Barat," kata Andi Intang.
 
Andi Intang memastikan tidak ada tekanan dari pihak manapun  terkait revisi daftar pemenang tersebut. Dikatakannya, mekanisme yang berlaku di Lomba Karya Tulis Naskah Dakwah memang mengharuskan penyuluh yang masuk 10 besar untuk mengikuti ujian ulang. "Ketentuan itu sudah disampaikan sejak awal sosialisasi lomba, di dalam pamflet dicantumkan," tegasnya.
 
Kepala Seksi Penyuluh Agama Kementerian Agama RI, Amirullah, yang merupakan anggota Dewan Juri, menjelaskan ujian ulang untuk 10 penyuluh agama menyangkut orisinalitas karya dan penilaian performa dalam mendakwahkan karya yang dilombakan.
 
"Pemenang atas nama M. Mukhlis sudah kami hubungi, kami sampaikan bahwa dia diundang ke Jakarta untuk uji orisinalitas dan perfordam dakwah. Kami sampaikan jika ternyata karyanya tidak orisinal, kemenangannya kita batalkan dan harus mengembalikan biaya keberangkatannya, dan yang bersangkutan menolak datang," jelas Amirullah.
 
Senada dengan Andi Intang, Amirullah memastikan tidak ada tekanan dari pihak manapun terkait keputusan yang dibuat Dewan Juri tersebut. "Keputusan Dewan Juri bersifat mengikat dan mutlak," tandasnya.
 
Lomba Karya Tulis Naskah Dakwah diselenggarakan oleh  BNPT dan 32 Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) se-Indonesia, dengan menggandeng Kementerian Agama RI sebagai institusi yang menaungi penyuluh agama. Lomba yang memperebutkan hadiah total Rp.96 juta tersebut dilaksanakan dengan tujuan membiasakan penyuluh agama tidak hanya berdakwah secara lisan, melainkan juga tulisan untuk keperluan kontranarasi terhadap penyebarluasan radikalisme dan terorisme.
 
Berikut adalah daftar pemenang Lomba Karya Tulis Naskah Dakwah setelah adanya revisi :  
 
1.  Isa Kamil - Penyuluh Agama asal DKI Jakarta;
 
2.  Azizah Herawati - Penyuluh Agama asal Jawa Tengah;
 
3.  Wiwin - Penyuluh Agama asal Jawa Barat;
 
4.  Asep Jaelani - Penyuluh Agama asal Jawa Barat;
 
5.  Rofi'udin - Penyuluh Agama asal Jawa Timur;
 
6.  Abdul Gafur - Penyulu Agama asal Riau;  
 
7.  Ilham Latif - Penyuluh Agama asal Sulawesi Selatan;
 
8.  Rima Syafitri - Penyuluh Agama asal Lampung;
 
9.  Petrus Desuance Leka - Penyuluh Agama asal Nusa Tenggara Timur;
 
10. H. Mulyadi Sofyan - Penyuluh Agama dari Nusa Tenggara Barat.
 
[shk/shk]